Sejarah Kelam Pulau Onrust Kepulauan Seribu

Publikasi Sabtu, 19 Maret 2016 oleh Achmad Maulidi,
Konon nama pulau Onrust mengambil nama dari salah seorang penghuni di pulau tersebut yaitu Baas Onrust Cornelis van der Walck seorang bangsawan Belanda. Ada pula yang berpendapat nama pulau Onrust tersebut dinamakan oleh Pemerintah Belanda karena pulau  tersebut sangat ramai. Onrust = Tidak Pernah Beristirahat (bahasa Belanda). Pulau yang berada di kawasan kepulauan seribu ini memiliki sejarah yang panjang sejak kedatangan VOC tahun 1610.

Sejarah Kelam Pulau Onrust Kepulauan Seribu


Beberapa Sejarah Kelam yang terjadi di Pulau Onrust Kepulauan Seribu

Tahun 1618 Jan Pieterzoon Coen menjadikan pulau Onrust sebagai tempat pertahanan menghadapi ancaman Kerajaan Banten dan Inggris yang terus bergejolak. Melalui pulau ini Jan Pieterzoon Coen melakukan penyerbuan ke Pelabuhan Sunda Kelapa pada tahun 1619, dan mengganti namanya sebagai Batavia.

Tahun 1800 Pasukan kerajaan Inggris melakukan blokade terhadap Batavia serta mengepung Pulau Onrust. Seluruh bangunan yang ada dimusnahkan dan menduduki Onrust sampai 1816. Tahun 1828 Belanda memulai pembangunan kembali dengan  mempekerjakan orang-orang Cina, dan tahanan. 

Pada awal abad 20 sekitar tahun 1911 pulau Onrust dimanfaatkan sebagai sanatorium bagi penderita TBC yang ada di Batavia.

Tahun 1911 pulau Onrust oleh pemerintah Belanda diubah fungsinya menjadi karantina Haji hingga tahun 1933. Dengan alasan para calon haji dibiasakan terlebih dulu dengan suasana laut, karena perjalanan ke Tanah Suci harus naik kapal laut yang akan ditempuh selama berbulan-bulan lamanya, namun juga sebagai pos karantina jemaah haji yang kembali. Bisa saja ini merupakan alasan politik Belanda. Baca Asal Usul Gelar Haji di Indonesia

Karantina Haji Pulau Onrust 1911


Pada tahun 1933 - 1940 pulau Onrust dijadikan sebagai penjara bagi tawanan pemberontak pada peristiwa 'Kapal Tujuh' (Zeven Provincien). Selain itu, menjadi tempat tawanan orang-orang pengikut NAZI pro-Hitler yang ada di Indonesia.

Pada tahun 1942 setelah Jepang masuk ke Indonesia dan menguasai Batavia, pulau Onrust dijadikan penjara bagi tahanan kelas berat dan tahanan politik oleh pemerintah Jepang. D.N. Aidit tokoh PKI sempat dipenjara di sana.

Awal tahun 1960-an, Pulau Onrust dimanfaatkan oleh pemerintah RI sebagai karantina bagi para penderita kusta. Tahun 1960 - 1965  para gelandangan dan pengemis yang ditangkap di Jakarta di tampung di Pulau ini. 

Terjadinya revolusi tahun 1965, pulau Onrust menjadi terbengkalai dan dianggap tak bertuan hingga banyak aksi pembongkaran dan pengambilan material bangunan secara besar-besaran oleh penduduk sekitar pulau.

Pada tahun 1972 Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin mengeluarkan Surat Keputusan yang menyatakan Pulau Onrust sebagai pulau bersejarah. Gubernur DKI Jakarta  mengeluarkan SK (Surat Keputusan) yang menetapkan Pulau Onrust sebagai pulau bersejarah sebagai daerah Suaka Taman Purbakala Kepulauan Seribu.

Sejarah Kelam Pulau Onrust - Kanal Pengetahuan



Posting Komentar

Gunakan Nama yang wajar. Promosi, Out Of Topic, Link aktif akan dihapus