Pengertian Tata Ruang Kantor

Publikasi Rabu, 28 September 2016 oleh Achmad Maulidi,
Pengertian Tata Ruang Kantor adalah pengaturan dan penataan yang se efisien mungkin letak perlengkapan dan perabot kantor di dalam ruang dan lantai kerja yang tersedia demi menjamin adanya tempat dan keleluasaan kerja yang sebaik-baiknya bagi setiap karyawan. Masalah efisiensi pemanfaatan ruang dan lantai tempat kerja tersebut tidak dapat dipisahkan dari letak susunan ruangan atau unit kerja lainnya dari seluruh bagian.

Tujuan akhir dari tata ruang kantor secara keseluruhan adalah untuk memperlancar komunikasi, mempermudah koordinasi dan pengawasan, dan dengan demikian meningkatkan efisiensi kerja pada umumnya. Jika suatu ketika terjadi perubahan yang mengakibatkan pengaruh terhadap kantor maka perlu dilakukan peninjauan tata ruang kantor yang ada.

Pengertian Tata Ruang Kantor


Penataan Tata Ruang Kantor


Untuk mencapai tujuan efisiensi kerja maka perlu memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan pengaturan dan penataan tata ruang kantor yang meliputi:

  1. Tata tempat, merupakan pengaturan tempat untuk bekerja sesuai dengan urutan proses pekerjaan untuk prosedur kerja berjalan secara berirama, harmonis dan efektif
  2. Tata udara, merupakan pengaturan udara sehingga menjamin sirkulasi udara yang sebaik-baiknya untuk menjamin kenyamanan dan kesehatan;
  3. Tata cahaya merupakan pengaturan penerangan sehingga terjamin adanya penerangan yang cukup dan baik; 
  4. Tata warna, merupakan pemberian warna pada dinding atau plafon sehingga suasana tenang dan menarik bagi karyawan dan memberikan kesan yang baik bagi para tamu
  5. Tata suara adalah mencegah masuknya suara dari luar yang dapat mengganggu konsentrasi, saraf dan ketenangan kerja pegawai dalam ruangan yang bersangkutan
  6. Tata keindahan dan kebersihan. Ini erat hubungannya dengan tata warna dan tata cahaya dengan suasana yang bersih, dan indah tentunya akan menimbulkan rasa nyaman; 
  7. Tata keamanan dan keselamatan yang merupakan keamanan dan keselamatan dalam bekerja.
Richard Muther memberikan prinsip-prinsip atau azas-azas perkantoran agar tercapai tujuan di atas yaitu:

1. Azas mengenai jarak terpendek. 

Suatu tata ruang yang terbaik adalah suatu pengaturan ruang yang memungkinkan proses penyelesaian suatu pekerjaan menempuh jarak yang sependek mungkin, sehingga mencegah penghamburan tenaga maupun waktu kerja. 

2. Azas mengenai rangkaian kerja. 

Yang dimaksudkan dengan azas rangkaian kerja adalah penempatan orang maupun barang atau alat menurut rangkaian yang sejalan dengan urut-urutan penyelesaian pekerjaan yang bersangkutan. Azas ini merupakan kelanjutan atau kelengkapan dari azas jarak terpendek. Menurut azas ini suatu pekerjaan sebaiknya bergerak maju dan tidak bergerak mundur atau menyilang, sehingga bergeraknya pekerjaan adalah lurus, tidak menyilang atau mundur.  

3. Azas mengenai penggunaan segenap ruangan. 

Ruangan yang ada hendaknya dimanfaatkan sepenuhnya, maksudnya diharapkan tidak ada ruang yang kosong baik secara vertical maupun secara horizontal. 

4. Azas mengenai perubahan susunan tempat kerja. 

Ruangan yang baik sebaiknya adalah ruangan yang dapat diatur atau dapat dirubah setiap saat karena ada kemungkinan pemanfaatan ruangan lain-lain pada waktu-waktu tertentu, serta kemungkinan perkembangan dan perluasan di kemudian hari.


Pengertian Tata Ruang Kantor - Kanal Pengetahuan


Posting Komentar

Gunakan Nama yang wajar. Promosi, Out Of Topic, Link aktif akan dihapus