Sebelum ke Tempat Makan Steak di Jogja, Ketahui Hal Penting Ini

Makan Steak Di Jogja

Yogyakarta atau Jogja selalu punya cerita unik dalam memanjakan lidah para pelancong. Kota ini bukan sekadar tempatnya mencari gudeg yang manis atau mencicipi makanan murah di angkringan yang ikonik. Jogja terus diperkaya dengan pilihan kuliner yang berkembang, mulai dari kafe estetik hingga restoran sebagai pilihan tempat makan steak di Jogja.

Di tengah gempuran kuliner tradisional, ada satu menu yang mulai digemari warga lokal Jogja maupun wisatawan: steak. Olahan daging panggang khas Barat ini telah menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus tren kuliner favorit yang dicari siapa saja yang sedang berkunjung ke Jogja.

Pergeseran Tren Kuliner Western di Jogja

Beberapa tahun sebelumnya, kuliner barat alias western food sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat Jogja. Alasannya, karena steak dirasa kurang cocok dengan lidah lokal yang terbiasa dengan makanan berbumbu rempah yang medok dan khas. Namun seiring berjalannya waktu dan tingginya mobilitas masyarakat Jogja, steak mulai diterima.

Karakteristik penyuka kuliner Jogja memang terbilang unik dan cerdas. Mereka adalah orang-orang yang mendambakan experience kuliner yang berkualitas, rasanya enak, tapi dengan harga yang tetap ramah di kantong. Selera inilah yang memicu munculnya tempat makan steak di Jogja dengan pelayanan yang menjawab selera masyarakat Jogja dan para pelancong.

Tips Menikmati Steak yang Pas

Makan steak bukan sekadar memotong daging lalu mengunyahnya, namun lebih dari itu. Bagi para pecinta kuliner sejati, makan steak seperti sebuah seni tersendiri untuk mendapatkan sensasi rasa terbaik dari setiap serat daging. Salah satu penentu kelezatan steak adalah tingkat kematangannya.

Bagi orang yang baru pertama memesan steak di tempat makan steak di Jogja, bisa jadi akan mengalami kebingungan ketika memilih tingkat kematangan daging. Beda tingkat kematangan daging, beda pula tekstur bahkan rasa yang dihasilkan. Berikut ini adalah penjelasan tentang tingkat kematangan steak sebagai panduan dalam memilih:

1. Rare

Steak dengan tingkat kematangan rare memiliki tekstur yang lembut dan basah, serta berwarna merah muda di bagian tengah. Potongan daging dipanggang pada panggangan panas selama 5 menit di satu sisi, lalu sisi lain selama 3 menit. Suhu memasak untuk tingkat kematangan rare sekitar 49 hingga 55 derajat Celcius.

2. Medium Rare

Pada tingkat kematangan ini, bagian daging berwarna murah muda dan sedikit merah cerah. Teksturnya sangat empuk dan juicy, ditandai dengan cairan daging yang keluar saat dipotong dengan pisau. Kematangan medium rare diperoleh dengan memanggang steak selama 5 menit dan satu sisi lainnya selama 4 menit dengan suhu 55-57 derajat Celcius.

3. Medium

Steak medium berwarna merah muda terang di bagian tengah daging, namun bagian sisi sudah berwarna kecoklatan serta coklat pekat di sisi atas dan bawahnya. Untuk mendapatkan tekstur ini, daging dipanggang selama 6 menit dan 4 menit untuk sisi lainnya. Tingkat kematangan ini dimasak dengan suhu 60-66 derajat Celcius.

4. Medium Well

Daging yang disebut medium well sudah berwarna coklat dengan sedikit guratan merah muda di bagian paling dalam. Tekstur steak ini bisa dibilang hampir matang, tapi masih lembut di bagian dalamnya. Daging medium well dipanggang selama 7 menit dan sisi lainnya dipanggang 6 menit saja dengan suhu 68-74 derajat Celcius.

5. Well Done

Daging well done atau matang sempurna ditandai dengan warna kecoklatan pada seluruh bagian dalam. Tekstur steak ini cenderung padat dengan sedikit kadar air yang tidak lagi berwarna kemerahan. Untuk mencapai tingkat kematangan ini, daging dipanggang dengan suhu 74 derajat Celcius atau lebih selama 10-12 menit per sisinya.

Sebagai tips tambahan ketika di tempat makan steak di Jogja, jika memilih jenis daging rib eye yang memiliki distribusi lemak yang bagus, pilih tingkat kematangan medium rare atau medium. Pasalnya pada tingkat suhu tersebut, lemak daging akan meleleh dan menyatu dengan serat daging. Rasa yang akan dihasilkan akan lebih gurih.

Jika memilih jenis daging minim lemak seperti tenderloin, hindari memesan tingkat kematangan steak yang well done agar daging tidak menjadi terlalu keras dan kering ketika dikunyah. Sedangkan untuk sirloin, tingkat kematangan medium dan medium rare adalah pilihan yang tepat.

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Jogja yang Enak dan Nyaman

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, masyarakat Jogja dan wisatawannya sangat menyukai kuliner yang tidak hanya enak, namun juga murah. Untuk memenuhi ekspektasi tersebut, Steak Hotel by Holycow hadir untuk memberikan pilihan menu steak yang premium dengan harga yang bersahabat.

Keunggulan utama yang ditawarkan Steak Hotel by Holycow adalah bahan berkualitas yang digunakan. Restoran ini memilih daging sapi berkualitas premium dari sapi pilihan sebagai bahan menu steak. Dipadukan dengan pilihan saus legendaris, seperti mushroom sauce dan blackpepper, setiap gigitan steak dijamin bisa memuaskan selera Anda.

Bagi para penggemar steak, nama Steak Hotel by Holycow tentu terdengar tidak asing lagi. Ini adalah restoran Holycow yang asli, didirikan oleh founder Wynda Mardio. Restoran ini lahir dari visi untuk mendemokratisasi steak berkualitas tinggi agar bisa dinikmati semua kalangan tanpa khawatir akan menguras kantong.

Konsistensi Holycow dalam menjaga kualitas setiap menu yang disajikan menjadikan restoran ini sebagai pilihan tepat untuk mengajak teman atau keluarga menikmati beragam pilihan menu terbaik. Steak Hotel by Holycow merupakan tempat makan steak di Jogja yang bisa memenuhi kriteria dua kriteria sekaligus: enak dan murah.

Di Jogja, Steak Hotel by Holycow hadir dengan konsep yang sangat hangat dan nyaman. Tempat ini dirancang agar cocok untuk makan besar bersama keluarga, merayakan momen spesial, atau sekadar tempat nongkrong yang seru bersama teman sepulang kerja atau kuliah. Pelayanan ramah juga menjadi standar penyajian yang profesional di restoran ini.

Jangan tunda lagi untuk makan enak bersama teman dan keluarga di Holycow Jogja, tempat makan steak di Jogja yang jadi favorit banyak orang. Namun sebelumnya, lebih baik Anda cek menu terlebih dahulu melalui website resminya untuk mengetahui sekaligus menentukan menu apa yang akan Anda pesan.

Referensi:

  • https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/tingkat-kematangan-steak-yang-sehat/
  • https://uniongroupjakarta.com/id/news/steak-doneness-level

Rekomendasi artikel lainnya

Tentang Penulis: KanalPengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *