Pengertian City Branding untuk Membentuk Identitas Kota

Kita sudah banyak mendengar istilah “kota kembang” atau “paris van java” sebutan untuk kota Bandung, atau sebutan-sebutan lain dari kota-kota yang ada di Indonesia. Sebutan kota tersebut merupakan cikal bakal sebuah citra (branding) dari City Branding yaitu positioning jati diri kota tersebut.

Pengertian City Branding (Citra kota) adalah upaya strategi dari suatu kota untuk membuat positioning yang kuat di regional maupun global. Dengan adanya city branding dapat membentuk identitas kota yang berguna untuk memasarkan segala aktivitas kegiatan, saran serta budaya yang ada di kota tersebut.

City branding berkaitan juga dengan tata rencana kota yang dapat dijadikan sebuah strategi dari suatu kota untuk membuat positioning yang kuat di dalam target pemasaran, seperti halnya positioning sebuah produk atau jasa.

Pemasaran tidak terlepas dengan persaingan, demikian juga untuk sebuah kota. Untuk mendapatkan kepercayaan sebagai kota yang terbaik dalam aspek tertentu bergantung pada bagaimana city branding telah dibuat dan disampaikan sebagai kekuatan kompetisi dan relevansi dari kota tersebut sehingga kota tersebut dapat dikenal secara luas baik regional ataupun global.

Identitas Kota dengan City Branding

Kota terutama kota besar telah menjadi pelaku utama dalam hubungan geografis baik itu tingkat regional maupun global dalam suatu negara. Setiap kota adalah suatu sistem berbeda dan setiap komponennya melakukan penetrasi dan bersinggungan satu sama lainnya yang terefleksikan pada kesan ruang tersebut (Florek et al., 2006).

Membentuk Identitas Kota dengan City Branding bukannya yang mudah. Hal ini mengingat tantangan yang utama adalah berada di sekitar persoalan, bagaimana usaha untuk membentuk suatu perlindungan citra kota yang berkoherensi dalam ragam lintas area yang berbeda dari kegiatan dengan beragam target pengguna.

Namun di saat yang sama membentuk komunikasi citra kota yang sektor-spesifik. Dan itu adalah hal yang unik karena semua kota juga tidak dapat melakukan dengan cara yang sama  untuk membentuk identitas kota.

Saat ini masih banyak konsep city branding kota-kota di Indonesia terindikasi masih parsial dengan sekedar penggunaan logo atau slogan, untuk itu perlu ditingkatkan penerapannya.

Diperlukan suatu perencanaan pembentukan citra yang lebih mendalam untuk mewujudkan city branding yang optimal.

Secara umum terdapat tiga karakteristik dalam tahap city branding yang sedang berkembang, yaitu substansi citra, konsumen citra dan bagaimana citra dapat dikonsumsi. Tiga karakteristik ini perlu diakomodasi oleh perencanaan citra kota yang kuat.

Salah satu manfaat dengan membentuk identitas kota dengan city branding adalah bagi sektor pariwisata. Banyak kota mengambil wisata sebagai ikon atau citra kota.

 

Pengertian City Branding  – Kanal Pengetahuan

You May Also Like

About the Author: Kanal Pengetahuan

Sekadar berbagi informasi dan pengetahuan sekitar kita secara singkat dan sederhana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *