Kenali Ciri-Ciri Penipuan Impor Barang Kiriman

Kenali Ciri-Ciri Penipuan Impor Barang Kiriman

Ada sebuah kasus yang berhubungan dengan impor barang kiriman. Sebut saja Devia yang berkenalan dengan David Mark seorang pria yang mengaku sebagai pengusaha keturunan Indonesia Amerika lewat media sosial facebook. Singkat cerita, setelah perkenalan dan menjalin komunikasi yang intens, David berkata bahwa ia ingin mengirimkan uang sebanyak $5000 untuk Devia dan keluarganya di Indonesia David pun meminta alamat dan nomor telepon Devia.

Lima hari kemudian, di pagi hari Devia ditelepon Erik yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai Soekarno Hatta. Erik memberitahukan bahwa barang kiriman David sudah sampai di bandara dan dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor sebesar Rp20 juta. Devia diminta transfer ke rekening atas nama Jessica Angeline agar barangnya bisa keluar.

Devia diberi kesempatan sampai pukul 15.00 WIB untuk mentransfer ke rekening tersebut, jika tidak barang tersebut akan ditahan oleh Bea Cukai. Tepat pukul 12.00 WIB, David melalui chat facebook meminta Devia untuk menuruti saja permintaan Erik, dan ia berjanji akan mengganti semua biaya yang diminta petugas Bea Cukai.

Apakah kejadian yang dialami Devia tersebut penipuan atau bukan?

Ciri-Ciri Penipuan Impor Barang Kiriman

Banyak sekali modus penipuan terkait impor barang kiriman yang mengatasnamakan Bea Cukai. Kenali beberapa ciri penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai:

1. Petugas Bea dan Cukai tidak menghubungi wajib bayar melalui telepon.

Apabila terdapat seseorang yang menghubungi Anda kemudian menyampaikan permintaan untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi tertentu yang mengatasnamakan pungutan negara di bidang impor (bea masuk, cukai, dan pajak dalam rangka impor), mohon agar waspada pada informasi tersebut.

Kanal Pengetahuan

Pejabat atau petugas Bea dan Cukai tidak menghubungi wajib bayar melalui telepon untuk menginformasikan jumlah bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang harus diselesaikan.

Pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor atas barang kiriman tidak dilakukan melalui nomor rekening pribadi atau perorangan, melainkan melalui kuasa penerima barang (melalui perusahaan jasa titipan bersangkutan, baik melalui rekening atau melalui kantor perusahaan jasa titipan bersangkutan) khusus untuk barang kiriman melalui perusahaan jasa titipan, atau melalui loket kantor pos khusus untuk barang kiriman melalui pos atau EMS.

2. Tempat Pembayaran bea masuk dan pajak

Pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor dilakukan di:

  • Bank Devisa Persepsi atau Kantor Pos Persepsi khusus untuk barang kiriman melalui perusahaan jasa titipan,
  • Kantor Pos khusus untuk barang kiriman melalui pos atau EMS.

3. Pembayaran menggunakan SSPCP

Pembayaran penerimaan negara dalam rangka impor dilakukan menggunakan SSPCP (Surat Setoran Pabean, Cukai, dan Pajak dalam Rangka Impor) yang dilampiri dengan Pemberitahuan Pabean Impor (dalam hal ini adalah Pemberitahuan Impor Barang Khusus/BC 2.1 khusus untuk barang kiriman melalui perusahaan jasa titipan atau Pencacahan dan Pembeaan Kiriman Pos/PPKP khusus untuk barang kiriman melalui pos atau EMS).

4. Validitas Surat Bukti Penindakan

Apabila terdapat pihak-pihak yang menginformasikan bahwa terdapat barang kiriman yang ditahan atau ditegah oleh Bea Cukai, maka informasi tersebut harus dapat dibuktikan dengan Surat Bukti Penindakan.

Kebenaran dan validitas Surat Bukti Penindakan tersebut dapat ditanyakan/ dikonfirmasikan melalui Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno-Hatta atau Kantor Pabean yang menangani dengan menginformasikan nomor dan tanggal Surat Bukti Penindakan beserta nama petugas Bea dan Cukai yang menandatangani Surat Bukti Penindakan tersebut.

Jika mengalami kejadian yang meragukan atau untuk informasi lebih lanjut yang berhubungan dengan Bea Cukai segera hubungi BRAVO BEA CUKAI 1500225.

Sumber: Dirjen Bea dan Cukai

 

Kenali Ciri-Ciri Penipuan Impor Barang Kiriman

Loading...

About the Author: Kanal Pengetahuan

Sekadar berbagi informasi dan pengetahuan sekitar kita secara singkat dan sederhana

3 Comments

  1. Saya mempunyai pengalaman yang ganjil bagi saya..ada seorang laki2 yang bernama browny richard..saya berteman di facebook dengannya.suatu ketika dia berkata bahwa dia akan mengirim kan oleh-oleh dri negara nya,yang dsebutkan pdanya kepada saya,dia akan mengirim uang,tas,kalung,cincin&juga handphone.setelah esok pagi nya dia berkata bahwa barang sudah dikirim lewat paket yg alan dikirim ke bandara..saya dibrritahu bahwa nanti saya akan ada yg menelpon untuk memberitahu paket akan segera dikirim ke alamat saya..setelah beberapa menit kemudian saya dtelpon dengan seorang wanita mengakui dia adalah pihak nea cukai…saya disuruh membayar tagihan izin bea cukai senilai Rp.7000.000,-lewat rekening pribadi nya.jika tidak saya tidak bisa mengirim baranf/paket anda dari luar negeri jika anda belum membayar tagihan nya.tolong dijawab..apakah ini adalah modus penipuan dari pihak yang pengirim yg bernama browny richard

  2. Jadi gini, saya dikirim sebuah çoffee machine Dr seorang yg bernama Wilson Lee Wang
    Dia keturunan cina yg tinggal di Florida.
    Nah kabarnya paketnya sudah ada di Malaysia , tp tertahan disana karena mereka menemukan uang USD20000
    Mereka menyuruh saya membayar untuk membuat sertifikat anti teroris agar barang bisa masuk ke Indonesia
    Saya sudah membayar nya, +- 9 jt
    Mereka menyuruh saya mentransfer lewat western union. Lalu kemudian setelah saya membayar , mereka mengatakan nama yg aku kirimi uang ada sedikit problem , jd saya harus mengganti nama ,
    Saya lihat di website nya , tracking barang saya ada . Tapi saya kuatir kalo saya di tipu
    Permasalahannya uang 9jt itu bukan uang pribadi , tp uang pinjaman ,

    Nomer yg meminta mentransfer itu nomer Malaysia, tp mereka mengatakan pegawai Dr salah satu jasa pengiriman barang di US , California
    Crownstar courier service namanya . Saya benar2 takut di tipu

Tinggalkan Balasan ke Heni Oktafiani Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *