Pengertian Brand, Branding dan Rebranding Perusahaan

Pengertian Brand, Branding dan Rebranding Perusahaan

Brand dan branding memiliki perbedaan pengertian yang mendasar namun keduanya memiliki saling keterkaitan. Pengertian brand (merek) adalah identitas atau nama yang mewakili produk secara keseluruhan baik produk itu sendiri, jasa yang diberikan produk tersebut, perusahaan yang memproduksi, maupun hal-hal terkait lainnya. Sedangkan pengertian branding adalah sebuah usaha komunikasi yang disusun dan direncanakan dengan baik oleh perusahaan untuk membangun dan membesarkan brand (merek).

Brand yang diwujudkan dengan nama, istilah, simbol, desain, atau gabungan keempatnya, untuk mengidentifikasi produk agar berbeda dengan produk lainnya (pesaing).

Untuk melakukan kegiatan komunikasi kepada konsumen agar mereka mengenal merek tersebut berbeda dengan yang lain serta merek tersebut mempunyai arti bagi mereka maka dilakukan branding.

Sedangkan pengertian rebranding yaitu usaha untuk mengubah citra brand kembali ke tujuan semula agar lebih sukses atau jika masih ada persepsi di masyarakat yang masih belum sampai pada taraf yang diinginkan visi dan misi perusahaan.

Proses Branding Perusahaan

Branding dianggap sebagai aset perusahaan yang paling berharga dan salah satu hal penting dalam sebuah bisnis karena tidak dapat dibangun dalam jangka waktu yang singkat.

Dalam melakukan branding, peran humas perusahaan, lebih dominan dalam usaha untuk membangun dan mempertahankan reputasi, citra brand melalui komunikasi hubungan masyarakat yang baik dan bermanfaat antara perusahaan dan konsumen.

Kanal Pengetahuan

Branding bukan saja untuk masalah bagaimana produk perusahaan dipilih dan dibeli masyarakat, melainkan ke arah bagaimana konsumen dapat puas sehingga menjadi pelanggan setia dengan melihat perusahaan tersebut satu-satunya yang terbaik yang mampu memberikan solusi kepada mereka.

Unsur terpenting branding adalah kejelasan, konsisten dan konstan dalam melakukan tujuan yang sangat luas, seperti:

  • mampu menyampaikan pesan dengan jelas visi dan misi perusahaan
  • mampu membangun kredibilitas perusahaan di publik.
  • mampu menghubungkan target perusahaan dengan konsumen secara emosional
  • mampu menggerakkan atau memotivasi konsumen untuk menciptakan kesetiaan pelanggan

Oleh karena, persaingan merek atau brand saat ini begitu dominan maka tidak jarang melakukan rebranding misalkan dengan mengubah logo, slogan (tagline) dan sebagainya. Apalagi sekarang pada era keterbukaan sehingga masyarakat atau konsumen sudah semakin kritis terhadap informasi dan layanan yang diterima.

Seperti dalam perusahaan Maskapai Penerbangan Nasional Garuda, yang dahulunya sering mendapat sorotan negatif, maka humas Garuda melakukan rebranding dengan menawarkan ketepatan waktu, inflight service yang bagus dan inflight entertainment.

Hasilnya, ketika orang bicara Garuda, maka orang langsung mempersepsikan Garuda pesawatnya tepat waktu, servisnya baik. Hal itu juga merupakan hasil kegiatan rebranding di tubuh Maskapai Garuda.

Rebranding atau perubahan branding adalah langkah terakhir untuk sebuah brand. Selama masih bisa dipertahankan dan diarahkan kembali ke jalur semula, perusahaan jangan segera mengganti brand.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan perusahaan melakukan rebranding, antara lain:

  • akibat tekanan dari pesaing yang tidak mampu ditahan,
  • akibat tekanan dari konsumen yang terpengaruh perubahan teknologi,
  • akibat perubahan tujuan perusahaan.

 

Pengertian Brand, Branding dan Rebranding – Kanal Pengetahuan

Kanal

You May Also Like

Tentang : Kanal Pengetahuan

Sekadar berbagi informasi dan pengetahuan sekitar kita secara singkat dan sederhana

1 Comment

  1. Nice info! Branding memang penting tapi bukan berarti mudah dilakukan. Kenapa? Strategi yang dilakukan bisa sangat bergantung pada situasi dan kebutuhan dalam memenuhi target. Inilah kenapa beberapa orang tetap memakai jasa digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *