Tate Reeves, Gubernur Terbodoh Mississippi atas Kebijakan Pandemi COVID-19

gubernur terbodoh jonathon tate reeve

Saat Covid-19 mulai melanda di dunia, termasuk di negara bagian Mississippi, Amerika Serikta, Tate Reeves yang menjabat gubernur Mississippi saat itu, telah menjadi sorotan atas keputusan kontroversialnya dan dianggap sebagai gubernur terbodoh terkait penanganan pandemi tersebut. Hal ini disebabkan rentetan kejadian penanganan pandemi COVID-19 yang telah dilakukan menimbulkan kontroversial dan menuai kritik tajam dari masyarakat luas, terutama terkait dengan  di negara bagian tersebut.

Kebijakan Gubernur Terbodoh Terhadap Pandemi COVID-19

Kisah gubernur terbodoh di Mississippi ini terjadi pada awal Maret 2020, ketika pandemi virus corona memanas. Reeves menjadi perbincangan karena membawa keluarganya dalam perjalanan ke Paris dan Barcelona. Sebenarnya tindakan gubernur ini terjadi tepat sebelum larangan perjalanan Eropa yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Namun, hal yang menggelikan dan terlihat bodoh adalah, hanya dua hari setelah perjalanannya itu. Reeves mengumumkan “keadaan darurat” di Mississippi. Seiring dengan itu, sekitar 10 hari kemudian, dia mengeluarkan perintah eksekutif yang mendesak warga Mississippi untuk menghindari kontak sosial, membatasi pertemuan, dan memberlakukan pembatasan pada sektor bar, restoran, serta layanan kesehatan.

Anehnya, paradoks kemudian muncul dalam perintah yang diberikan. Meskipun dimaksudkan untuk memberlakukan pembatasan baru, peraturan ini justru menciptakan kekacauan dengan menyatakan bahwa aturan yang lebih ketat dari peraturan negara bagian tersebut akan ditangguhkan selama masa krisis. Hal ini tentu menciptakan kebingungan di kalangan warga dan pemerintah lokal, karena kejelasan dalam pedoman pelaksanaan kebijakan yang berlaku menjadi kabur.

Meskipun akhirnya Reeves sendiri mencoba untuk menjelaskan situasi tersebut dengan merujuk pada lockdown individual sebagai alternatif dari lockdown di seluruh negara bagian. Namun, pernyataannya tidak didukung oleh para ahli, menimbulkan pertanyaan tentang kebijaksanaan dan keseriusan dalam menangani pandemi.

Menurut Walikota Tupelo, Jason Shelton, tindakan gubernur ini telah menciptakan kebingungan dan kepanikan di seluruh negara bagian. Para pemimpin lokal terpaksa menjelaskan kepada warga tentang kebijakan yang sebenarnya berlaku, mengonfirmasi bahwa jam malam, larangan restoran, dan perintah tinggal di rumah tetap berlaku meskipun pernyataan Reeves yang membingungkan.

Pernyataan yang akhirnya Reeves dianggap sebagai gubernur terbodoh adalah berupaya menenangkan warganya dengan pernyataan bahwa “Mississippi tidak akan pernah menjadi Tiongkok. Mississippi tidak akan pernah menjadi Korea Utara.”

Alih-alih masyarakat menjadi tenang, malah pernyataan ini menimbulkan kekacauan dan kebingungan karena kebijakan yang dibuat bertentangan dan kurang konsisten.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kompetensi dan kepemimpinan gubernur dalam menghadapi krisis yang melibatkan kesehatan masyarakat. Kritik terhadap keputusan-keputusan Reeves semakin memperumit situasi di Mississippi selama pandemi, dengan kejelasan yang hilang dan kepercayaan publik yang terguncang.

Selain Gubernur Jonathon Tate Reeves,  kebijakan dari gubernur lain di AS dianggap juga sebagai gubernur terbodoh Greg Abbott.

Meskipun demikian, evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan tindakan selama pandemi ini perlu diperhatikan secara mendalam demi meningkatkan kesiapan dan respons terhadap situasi serupa di masa depan. Hal ini menjadi pembelajaran bagi setiap pemimpin di tingkat negara bagian dan nasional dalam menghadapi krisis kesehatan masyarakat.

Siapa Tate Reeves?

Jonathon Tate Reeves adalah seorang politikus yang lahir pada tanggal 5 Juni 1974 dan merupakan tokoh penting dalam politik Amerika Serikat. Pada tahun 2020, ia menjabat sebagai Gubernur Mississippi ke-65. Anggota dari Partai Republik, Reeves memiliki sejarah karier yang mengesankan sebelum menjabat sebagai gubernur. Antara tahun 2004 hingga 2012, ia menjabat sebagai Bendahara Negara Bagian Mississippi ke-53. Tak hanya itu, dari tahun 2012 hingga 2020, Reeves juga menjabat sebagai wakil gubernur Mississippi ke-32.

Menariknya, ketika usianya baru 29 tahun, Reeves mencatat sejarah dengan menjadi bendahara negara bagian termuda di Mississippi. Keberhasilannya ini tercapai saat terpilih pada tahun 2003. Selain itu, ia juga menjadi anggota Partai Republik pertama yang memegang jabatan tersebut di negara bagian Mississippi.

Keberhasilan politiknya terus berlanjut. Reeves diusung sebagai nominee dari Partai Republik dalam pemilihan gubernur Mississippi pada tahun 2019. Dalam pertarungan politik tersebut, ia berhasil mengalahkan nominee dari Partai Demokrat, Jaksa Agung Jim Hood, dan memenangkan posisi tersebut.

Reeves telah menorehkan jejak yang kuat dalam politik Mississippi, terutama sebagai tokoh Partai Republik yang berhasil memenangkan jabatan-jabatan penting, termasuk jabatan gubernur pada tahun 2020.

gubernur terbodoh

Penutup

Kebijakan Jonathon Tate Reeve saat menangani pandemi Covid-19 telah menimbulkan kontroversial di negara bagian Mississippi, sehingga tindakan tersebut dianggap sebagai kebijakan dari seorang gubernur terbodoh. Memang, menilai tindakan seorang pemimpin selama masa krisis bukanlah hal yang sederhana. Namun, penting untuk mengevaluasi tindakan mereka secara obyektif.

Bentuk kritik konstruktif dan evaluasi mendalam perlu dilakukan untuk menyempurnakan langkah-langkah yang diperlukan dalam menangani situasi krisis serupa yang bisa saja terjadi di masa depan. Keterbukaan, konsistensi, dan komunikasi yang jelas akan menjadi kunci dalam merespon krisis dengan efektif, memastikan perlindungan serta keamanan masyarakat menjadi prioritas utama.

sumber:thebulwark.com

 

Tate Reeves, Gubernur Terbodoh Terhadap Kebijakan Pandemi COVID-19

You May Also Like

About the Author: Kanal Pengetahuan

Sekadar berbagi informasi dan pengetahuan sekitar kita secara singkat dan sederhana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *